Minggu, 23 November 2014

DAMPAK POSITIF DAN NEGATIF INTERNET DALAM KEHIDUPAN

DAMPAK TEKNOLOGI INTERNET DALAM KEHIDUPAN MANUSIA

Internet adalah jaringan komputer yang terhubung secara internasional dan tersebar di seluruh dunia. Jaringan ini meliputi jutaan pesawat komputer yang terhubung satu dengan yang lainnya dengan memanfaatkan jaringan telepon ( baik kabel maupun gelombang elektromagnetik). Jaringan jutaan komputer ini memungkinkan berbagai aplikasi dilaksanakan antar komputer dalam jaringan internet dengan dukungan software dan hardware yang dibutuhkan. Untuk bergabung dalam jaringan ini, satu pihak ( dalam hal ini provider ) harus memiliki program aplikasi serta bank data yang menyediakan informasi dan data yang dapat di akses oleh pihak lain yang tergabung dalam internet. Pihak yang telah tergabung dalam jaringan ini akan memiliki alamat tersendiri ( bagaikan nomor telepon ) yang dapat dihubungi melalui jaringan internet. Provider inilah yang menjadi server bagi pihak-pihak yang memiliki personal komputer ( PC ) untuk menjadi pelanggan ataupun untuk mengakses internet.
Sejalan dengan perkembangan zaman, kemajuan teknologi internet juga semakin maju. ‘Internet’ adalah jaringan komputer yang dapat menghubungkan suatu komputer atau jaringan komputer dengan jaringan komputer lain, sehingga dapat berkomunikasi atau berbagi data tanpa melihat jenis komputer itu sendiri. Pada tahun 1999, jumlah komputer yang telah dihubungkan dengan internet di seluruh dunia mencapai lebih dari 40 juta dan jumlah ini terus bertambah setiap hari. Saat ini jumlah situs web mencapai jutaan, bahkan mungkin trilyunan, isinya memuat bermacam-macam topik.
Setiap inovasi diciptakan untuk memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Memberikan banyak kemudahan, serta sebagai cara baru dalam melakukan aktifitas manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat sudah menikmati banyak manfaat yang dibawa oleh inovasi-inovasi yang telah dihasilkan dalam dekade terakhir ini. Namun demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif, di sisi lain juga juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif. Karena itulah, pada tulisan ini ada beberapa dampak-dampak positif dan negatif dari kemajuan teknologi dalam kehidupan manusia, antara lain :

Dampak positif :

  • Kita dapat menyelesaikan pekerjaan dengan semakin mudah dibantu perangkat teknologi yang semakin berkembang dan mudah digunakan.

  • Kita dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan fasilitas e-mail, chat, sampai komunikasi secara langsung (pembicaraan) sekalipun melalui internet.

  • Munculnya bermacam macam komunitas dari internet itu sendiri.

  •  Kita dapat dengan mudah mencari informasi yang kita butuhkan. Apalagi dengan adanya bantuan web search engine seperti google search/yahoo searh dsb.

  • Kita dimungkinkan berbelanja melalui media internet.

  • Seiring berkembangnya bahkan internet dapat kita akses di genggaman tangan kita sendiri yaitu dengan media handphone ini sangat positif karena akses internet dapat kita lakukan dengan mudahnya serta dengan tarif yang relatif sangat murah pula, dsb.

Dampak negatif :

  • Munculnya para penipu yang memanfaatkan internet.

  • Munculnya budaya plagiarisme. Dengan mudahnya informasi di cetak ulang tanpa izin dari pemberi informasi atau tanpa menulis sumbernya. Hal ini sudah biasa kita sebut 'copast' copy paste.

  • Munculnya pornografi/konten konten dewasa, yang menjadi sisi negatifnya adalah dengan mudahnya pornografi/konten dewasa diakses anak anak dibawah umur.

  • Munculnya pencurian dengan mengambil/menghack. Mungkin ini merupakan kesenangan atau kelebihan ilmu si pencuri namun tetap saja pencurian itu tidak dibenarkan.

  • Dengan semakin mudahnya berbelanja lewat internet kita dapat meningkatkan budaya konsumsi yang menimbulkan sifat boros dan tentu berefek tidak baik untuk kantong, dsb.

Dilihat dari segi Sosial Budaya :

  TIK memegang peranan yang besar terhadap aktivitas kehidupan manusia. Salah satu aktivitas tersebut adalah dalam bidang sosial dan budaya. Bidang ini erat kaitannya dengan hubungan timbal balik manusia dengan lingkungannya, hal sensitif yang dapat mempengaruhi aspek-aspek lain dalam kehidupan. Dalam hal sosial dan budaya, TIK memberikan dampak yang tak sedikit, baik dampak positif maupun negatif. Dampak positif diantaranya adalah: 

1. Informasi yang ada di masyarakat dapat langsung dipublikasikan dan diterima oleh masyarakat.

Sumber informasi tidak hanya berasal dari satu orang saja. Dalam masyarakat, semua orang dapat menjadi sumber informasi. Setiap orang dapat saling bertukar informasi satu sama lain. Informasi itu pun menyebar sampai kepada seluruh lapisan masyarakat dengan cepat melalui media-media TIK yang ada.

2. Hubungan sosial antar masyarakat dapat berlangsung dimana saja dan kapan saja.

A berada di kota Bandung dan B berada di kota Makassar. Mereka berkomunikasi melalui ponsel. Mereka saling mengabarkan kondisi satu sama lain dan saling bertukar cerita. Itulah sedikit gambaran pemafaatan TIK dalam hubungan interaksi sosial. Walaupun berjauhan dan berada dalam zona waktu yang berbeda, mereka tetap dapat berkomunikasi dan saling bertukar informasi.

3. Sosialisasi kebijakan pemerintah dapat lebih cepat disampaikan kepada masyarakat.

Peraturan pemerintah serta kebijakannya dapat keluar pada waktu yang tidak dapat diprediksi. Masa berlakunya pun kadang bersifat tentatif. Masyarakat pun sering dibingungkan oleh masalah ini. Karena keterlambatan info, masyarakat dirugikan oleh hal ini. Oleh karena itu, publikasi kebijakan serta peraturan pemerintah memerlukan media TIK, misalnya televisi, radio dan internet. Dengan begitu, masyarakat dapat dengan mudah dan cepat mengetahui peraturan dan kebijakan pemerintah yang sudah maupun baru keluar.

4. Tumbuhnya sikap percaya diri dan motivasi tinggi.

Masyarakat memiliki rasa percaya diri yang tinggi dengan adanya TIK. Hal ini dibuktikan dari fakta-fakta yang ada di dunia maya, misalnya jejaring sosial. Mereka berani tampil secara terbuka, baik kepada orang yang dikenalnya bahkan yang tidak kenal sama sekali. Mereka mengekspos pribadinya dengan memberikan informasi-informasi yang sedang terjadi, baik itu penting atau tidak. Mereka berlomba-lomba untuk mendapatkan dan menyampaikan info terkini, hal ini juga dapat memperlihatkan tingkat kompetensi antar individu pun semakin besar.

5. Adanya “share” budaya antar daerah.

Kebudayaan dimiliki oleh setiap kelompok dari setiap daerah dalam setiap bangsa. Tidak hanya dengan penampilan atau pertunjukkan saja budaya itu dipublikasikan. Dengan TIK pun, antar kelompok masyarakat dapat menyampaikan kebudayaan yang dimiliki oleh masing-masing untuk kemudian dipelajari dan dilestarikan. Tidak hanya dalam satu Negara, tetapi dapat juga antar Negara.

Adapun dampak negatifnya antara lain adalah:

1. Timbulnya jenis kejahatan baru.

Kejahatan yang timbul antara lain penipuan, pencurian nomor kartu kredit, pornografi, pengiriman email sampah (spam), pengiriman virus, penyadapan saluran telepon, memata-matai aktivitas seseorang (spyware), dan mengacaukan trafik jaringan. Kejahatan-kejahatan ini sulit dideteksi karena dikerjakan dengan fasilitas TIK, salah satunya internet.

2. Maraknya perilaku menyimpang yang terjadi di kalangan masyarakat pada umumnya dan remaja pada khususnya.

Perilaku menyimpang disebabkan oleh merosotnya moral yang ada di masyarakat. Kurangnya filterisasi akan informasi serta budaya yang diterima dari TIK menjadi faktor pokok timbulnya permasalahn ini. Hal yang seharusnya salah justru dibenarkan dan yang benar justru disalahkan. Perilaku yang melawan norma yang ada di masyarakat pun kian merebak, tak hanya pada kalangan remaja atau pelajar saja yang memang masih labil, tetapi juga pada masyarakat “dewasa”.

3. Menurunnya tingkat kepercayaan kepada lingkungan sekitar.

Kemudahan akses informasi semakin melemahkan rasa percaya pada orang-orang sekitar. Banyak orang justru lebih men-”dewa”-kan internet (khususnya) untuk mencari informasi dibandingkan bertanya langsung pada orang sekitar yang secara umum mengetahui. Atau bahkan mereka pun kadang sudah sulit sekali percaya pada polisi lalu lintas untuk menanyakan jalan sekalipun. Rasanya kalau tidak “googling” tidak afdol.

4. Kurangnya ruang privasi.

Hadirnya situs-situs jejaring sosial tidak hanya membantu untuk menghubungkan individu yang satu dengan yang lain atau dengan kelompoknya. Layanan ini memberikan penggunanya kebebasan untuk membuka diri dan melihat-lihat info serta privasi orang lain. Privasi bukan lagi menjadi barang mahal.

5. Masuknya budaya asing yang kurang baik dan tidak difilter.

Banyak budaya asing, baik penampilan maupun gaya hidup, yang masuk ke kelompok-kelompok masyarakat. Tidak hanya budaya baik yang ada, tetapi budaya yang kurang baik pun dapat masuk dan lambat laun apabila tidak difilter secara dini, budaya tersebut bukannya membangun tapi malah justru mengerogoti budaya asli yang ada di kelompok tersebut.

6. Meningkatnya angka pengangguran.

Masalah yang satu ini sangat menarik perhatian. Kini, teknologi seolah-olah menggantikan manusia dalam segala bidang, termasuk pekerjaan. Kreatifitas manusia pun menjadi tumpul. Mereka menjadi tergantung akan teknologi. Hampir semua pekerjaan dilakukan oleh mesin-mesin otomatis. Sehingga makin banyak pengangguran karena tenaga mereka tergantikan oleh mesin-mesin otomatis tersebut.



Pada era globalisasi ini, internet sering sekali digunakan oleh masyarakat dari kalanganh muda hingga kalangan tua. Sebagian dari mereka menggunakan internet sebagai media informasi dan komunikasi. Informasi yang terdapat di internet tidak terbatasi. Segala informasi dari dalam negeri maupun luar negeri ada dalam internet. Akantetapi, munculnya internet di era globalisasi ini justru membawa kita untuk mengambil dampak positif ataupun negatifnya dari internrt. Dampak positif dan negatif yang kita temukan selama ini sangat berpengaruh pada kehidupan masyarakat.
            Perkembangan internet dan media sosial di Indonesia sangat pesat terlihat di awal tahun 2005, dengan semakin banyaknya tempat yang mempunyai fasilitas free wi-fi, dan juga teknologi mobile broadband yang semakin berkembang membuat akses internet menjadi semakin mudah dan dapat dinikmati oleh siapa pun. Pengguna media sosial, terutama facebook di Indonesia khususnya juga dipengaruhi oleh penetrasi smartphone, terutama blackberry.
            Remaja adalah makhluk yang rentan terhadap perubahan disekitarnya. Mereka akan mengikuti yang paling dominan yang berada didekatnya. Jadi kemungkinan terjadinya perubahan yang drastis dalam masa-masa remaja akan mendorong ke arah mana remaja itu akan berjalan, ke arah positif dan negatif tergantung dari mana mereka memulainya. Remaja yang kesehariannya bergaul dengan internet akan lebih tanggap terhadap perubahan informasi disekitarnya, karena mereka terbiasa dan lebih mengetahui tentang informasi-informasi tersebut sehingga mereka lebih daripada lainnya. Tetapi selain itu, remaja yang memiliki kecenderungan pada hal yang negatif justru sebaliknya. Dia nampak pasif karena hanya diperbudak oleh kemudahan dan kayaan informasi dari internet tersebut.
            Untuk para pelajar yang baru mengenal internet biasanya menggunakan fasilitas ini untuk mencari hal yang aneh-aneh. Seperti gambar-gambar yang tidak senonoh, atau video-video aneh yang bersifat “asusila” lainnya yang dapat mempengaruhi jiwa dan kepribadian dari siswa itu sendiri, sehingga siswa terpengaruh dan mengganggu konsentrasinya terhadap proses pembelajaran di sekolah. Namun demikian tidak semua siswa melakukannya hal yang demikian, hanya segelintir pelajar yang usil saja yang dapat melakukannya karerna kurang memiliki rasa tanggung jawab terhadap diri pribadi dan sekitarnya. Namun pada umumnya internet digunakan oleh setiap pelajar untuk mencari atau mendapatkan informasi. Hal ini dapat menjadi sebuah mitivator terhadap pelajar untuk terus berkembang dan juga dapat berfungsi sebagai penghancur (generasi muda).
Adapun hal-hal yang menyimpang dari pengguna internet, yaitu :
1)      Pornografi, anggapan yang mengatakan untuk bahwa internet identik dengan pornografi. Memang tidak salah. Dengan kemampuan penyampaian informasi yang di miliki internet, pornografi pun merajalela. Untuk mengantisipasi hal ini, para produsen “browser” melengkapi program mereka dengan kemampuan unyuk memilih jenis homepage yang dapat diakses. Di internet terdapat gambar-gambar pornografi dan kekerasan yang bisa mengakibatkan dorongan kepada seseorang untuk bertindak kriminal. Kekejaman dan kesadisan juga banyak ditampilkan karena segi bisnis dan isi pada dunia internet tidak terbatasi, maka pemilik situs menggunakan segala macam cara agar dapat menjualkan situs mereka. Salah satunya dengan menampilkan hal-hal yang bersifat tabu.\
2)      Penipuan, hal ini memang merajalela di bidang manapun. Internet pun tidak luput dari serangan penipuan. Cara yang terbaik adalah tidak mengindahkan hal ini atau menkonfrimasi informasi yang kalian dapatkan pada penyedia informasi tersebut.
3)      Carding, karena sifatnya yang real time (lansung), cara belanja dengan menggunakan kartu kredit adalaha cara yang paling banyak digunakan dalam dunia internet. Para penjahat internet pun paling banyak melakukan kejahatan dalam bidang ini. Dengan sifat yang terbuka, para penjahat mampu mrndeteksi adanya transaksi (yang menggunakan kartu kredit) online dan mencatat kode kartu yang digunakan. Untuk selanjutnya mereka menggunakan data yang mereka dapatkan untuk kepentingan kejahatan mereka.
4)      Perjudian, dampak lainnya adalah meluasnya perjudian. Dengan jaringan yang tersedia, para penjudi tidak perlu pergi ke tempt khusus untuk memenuhi keinginannya. Kalian hanya perlu mrnghindari situs seperti ini, karena umumnya situs perjudian tidak agresif dan memerlukan banyak persetujuan dan pengunjungnya.
Selama ini, banyak sekali orang yang tidak bisa melihat manfaat internet dari sisi positifnya. Selalu saja dari sisi negatif dan ini membuat citra internet semakin buruk. Padahal, jika kita melihat manfaat media satu ini, akan sangat banyak keuntungan yang bisa kita dapatkan. Misalkan ada tugas yang diberikan oleh pihak sekolah ataupun kampus kepda kita, akan sangat melelahkan jika kita pergi ke perpustakaan, mencarinya satu persatu, dan kemudian mencari dimana sumber berada. Bandingkan dengan manfaat internet jika kita pergi ke warnet, membuka browser, mengetikkan google.com di address bar, kemudian mengetikkan masalah apa yang ingin kita ketahui solusinya, membacanya sebentar apakah cocoh, lalu mencetaknya. Dari contoh diatas kita sudah mengetahui apa keuntungan yang bisa kita dapatkan dari internet. Semuanya memudahkan kita sehingga kita tidak perlu lagi untuk bersusah payah. Tentunya kita sudah melakukan penghematan yang paling susah untuk dilakukan, penghematan waktu. Apaila pengguna internet menggunakan internet dengan baik, akan menimbulkan dampak positif. Adapun dampak positif dari internet, yaitu :
1)      Internet sebagai media komunikasi, merupakan fungsi internet yang paling banyak digunakan dimana setiap pengguna internet dapat berkomunikasi dengan pengguna lainnya di seluruh dunia.
2)      Media pertukaran data, dengan menggunakan e-mail, news group, ftp dan www (world wide web)/jaringan situs-situs para pengguna internet diseluruh dunia dapat saling bertukar informasi dengan cepat dan murah.
3)      Media untuk mencari informasi atau data, perkembangan internet yang pesat, menjadikan www sebagai salah satu sumber informasi yang penting dan akurat.
4)      Kemudahan memperoleh informasi yang ada di internet sehingga manusia tahu apa saja yang terjadi.
5)      Bisa digunakan sebagai lahan informasi untuk bidang pendidikan, kebudayaan, dan lain-lain
6)      Kemudahan bertransaksi dan berbisnis dalam bidang perdagangan sehingga tidak perlu pergi menuju ke tempat penawaran/penjualannya.
Sebenarnya, berbicara masalah positif dan negatif, ada sebab-ada akibat. Namun itu kembali pada para penggunanya, bagaimana mereka memanfaatkannya. Bagi kalangan awam orang-orang tua yang hidup di pedesaa. Berasumsi dunia internet identik dengan hal-hal yang berbau negatif. Sehingga dengan asumsi tersebut mereka para orag tua khususnya melarang anaknya untuk mengakses internet. Akantetapi di samping itu juga internet identik dengan hal-hal yang berbau positif